Karakteristik Akuntansi Manajemen

Kali ini saya akan melanjutkan pembahasan tentang Karakteristik Akuntansi Manajemen. Apa diantara kalian ada yang tau mengenai Karakteristik Akuntansi Manajemen?  pasti ada yang tau dan ada yang tidak, untuk anda yang tidak atau kurang tau mengenai Karakteristik Akuntansi Manajemen mari kita bahas bersama-sama.

Output yang dihasilkan oleh perusahaan dapat berupa produk berwujud maupun jasa. Produk berwujud (tangible product) adalah barang yang dihasilkan dengan mengubah bahan baku melalui penggunaan tenaga kerja dan input modal lainnya. Contoh: mobil, televisi, komputer, pakaian, dll. 

Adapun jasa adalah tugas/aktivitas yang dilakukan bagi pelanggan atau aktivitas yang dilakukan oleh pelanggan dengan menggunakan produk/fasilitas organisasi. Contoh: perlindungan asuransi, perawatan kesehatan, akuntansi dan auditing, dll. Perbedaan antara jasa dengan produk berwujud terlihat dalam keempat dimensi berikut ini: 

1. Ketidakberwujudan (intangibility): jasa tidak dapat dilihat, dirasakan atau didengar sebelum jasa digunakan. 
2. Tidak tahan lama (perishability): jasa tidak bisa disimpan, harus dikonsumsi pada saat diselenggarakan. 
3. Tidak terpisah (inseparability): adanya kontak langsung antara produsen dan konsumen jasa pada saat penyelenggaraan jasa 
4. Keragaman (heterogeneity): adanya peluang variasi yang lebih besar dalam penyelenggaraan jasa daripada produksi produk) 

Biaya produk adalah suatu pembebanan biaya yang mendukung objek manajerial tertentu. Definisi biaya produk tergantung pada tujuan manajerial yang ingin dicapai. Hal ini sesuai dengan prinsip dasar manajemen biaya, yakni ”biaya yang berbeda untuk tujuan berbeda (different cost for different purposes)”. 

Jika tujuan manajemen adalah melakukan analisis laba strategis, maka semua aktivitas yang ada dalam rantai nilai (merancang, mengembangkan, memproduksi, memasarkan, mendistribusikan dan melayani produk) dibebankan ke produk. Namun jika tujuan manajerial adalah jangka pendek/analisa laba taktis, seperti pada 
keputusan menerima/menolak pesanan khusus.

Maka hanya aktivitas yang terdapat dalam rantai nilai yang relevan (perancangan & pengembangan tidak lagi relevan) yang digunakan untuk membebankan biaya aktivitas ke produk (biaya produk operasi). Demikian pula halnya jika tujuan manajerial adalah untuk penyusunan laporan keuangan eksternal, maka hanya biaya produksi yang digunakan dalam perhitungan biaya produk (biaya produk tradisional). 
Karakteristik Akuntansi Manajemen | Sumarna Almarogi | 5